Kalo ngebandingin antara muncak dan mantai, gue lebih suka mantai. Kenapa?
Sejak di Jogja, gue merasakan oerubahan terhadap mindset gue. Dulu, naik gunung adalah hal terkeren yang harus gue lakuin. Setelah tinggal di Jogja, kelonggaran terhadap hal-hal yang tadinya gue puja mulai terlihat.
Salah satunya, muncak atau naik gunung bukan hal terkeren yang oernah ada. Bukan hal yang bakal ngangkat derajat kita jadi anak-anak gaul senja. Bukan.
Titik balik pemikiran gue mungkin karena lingkungan ataj circle gue saat tinggal di Jogja yang berisi dari berbagai macam golongan. Dari yang mabok sampe yang hafidz. Tapi, titik balik pemikiran gue tentang muncak itu terjadi saat gue diperkenalkan dengan pantai.
Waktu itu, gue diajak senior sekampung buat mantai. Its new experience buat gue yg notabene anak gunung. Maksudnya tinggal di pegunungan. Rumah gue di Sumedang. Jauh dari laut. Gue iyain aja karena gue pengen sesekali nherasain pantai pasir putih debgan air bening. Pertama kali gue ke pantai adalah kelas 2 SMP. Itupun pantai nelayan. Hitam dan bau amis dari pelelangan ikan.
Senior gue ngajak nge camp, di pantai. Bareng anak-anak lain gue setuju karena sama-sama pengen chill. Akhirnya berangkatlah enam orang dengan motor seadanya, peralatan seadanya, duit seadanya dan perasaan seadanya. Gue ga pernah berfikir bahwa pengalaman ini bakal bikin gue jatuh cinta sama ombak dan suara laut.
Berangkat habis ashar dan nyamoe sore. Sampe di pantai, kita diriin tenda dan bikin api buat masak. Habis makan nyanyi diiringin gitas dan duduk di bawah bintang sambil melingkari api. Relaxs banget. Pantai yang sepi dan suara ombak yang jelas bikin pikiran gue tenang. Ditambah lagi saat itu, gue nemuin full moon. Kejadian luar biasa yg sampe sekarang belum ilang dari otak gue.
Bulan yang terangnya kebangetan ngumoet setengah badan di laut. Tapi cahaya dari setengah badannya yg lain ith membelah lautan. Gue sama senior-senior gue menikmati bulan dengan mata telanjang, karena semua handphone kita mati.
Sejak saat itu, gue punya kenangan manis tentang pantai. Tentang onbak yg bergulung bernyanyi di lautan, sampai bulan yang cantik tidur di ujung malam.
Gue suka nge camp. Tapi kalo lu ngajak gue nge camp di pantai, pasti langsung gue iyain kalo ga sibuk :)
- Home
- HOW TO COOK IT
- MIND TRAVEL
- _Artikel
- _Cerpen
- _How I Spend My Birthday
- _Life Chat
- _Makalah
- _Naskah
- _Opini
- _Quotes Of Others
- _Resume
- _Skripsi
- _Webinar
- PROJECT
- _Anekdot Dari Angkot
- _Circle (Kumpulan Puisi)
- _Deep Secret Trauma
- _Konsep Habib
- _Light Project
- _My Journey To History
- THE JUNGLE BOOK
- WATERCOLOR PAINTING

0 Komentar